GUS DUR – Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal Gus Dur melihat dalam penahanan Antasari Azhar, ketua KPK nonatif yang tersandung kasus pembunuhan Nasrudin Zuklkarnaen ada unsur konspirasi politik.
"Penahanan Antasari ada konspirasi politik, nyatanya Presiden membebastugaskan dia," ujar Gus Dur di Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (9/5/2009)
Menurut Gus Dur, adanya konspirasi politik kerena Kedudukan
Antasari sebagai ketua KPK mewakili birokrasi dan di bawah kendali pemerintahan. "Dengan demikian kacau balau politik kita," ujar Gus Dur.
Gus Dur Kenal Sigid sebagai Preman
Bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenal sosok Komisaris Utama Harian Merdeka Sigid Haryo Wibisono yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen sebagai preman.
"Saya lihat sebagai perman tak lebih tak kurang," kata Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (9/5/2009).
Gus Dur mengenal pada saat Sigid diusulkan masuk ke dalam DPP PKB. Tapi lambat laun Gus Dur melihat sosok Sigit seorang preman daripada politisi. "Kok lama-lama ada preman di PKB," ucapnya pendiri PKB itu.
Gus Dur juga mengaku yakin jika Sigid memang terlibat dalam pembuhuhan Nasrudin. "Saya percaya dia terlibat dalam kasus ini. Tapi yang berperan dalam kasus ini tak hanya Antasari, tapi tiga tiganya," ungkapnya yang tidak menyebutkan siapa ketiga orang itu. (okezone|rd)









0 Tanggapan ke “Gus Dur : Ada Konspirasi Politik dalam Kasus Antasari”