Ratna Sarumpaet Lebih Peduli Nasib TKI

Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet

KASUS MANOHARA - Dengan berbagai pertimbangan akhirnya Ratna Sarumpaet Crisis Centre menghentikan dukungannya atas Kasus Manohara Odelia Pinot. Penyebab pencabutan gugatan itu karena ibu Manohara, Daisy Fajarina selaku pemilik kasus, sama sekali tak berkomitmen.

“Kita tidak lagi membantu kasus Manohara. Yang dicabut adalah komitmen kita terhadap kasus Manohara. Kita lelah membujuk ibu Daisy untuk tetap punya komitmen,” jelas Ratna Sarumpaet bersama tim pengacara dari Ratna Sarumpaet Crisis Centre, saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/5) siang.

Ratna bersikap tegas seperti ini karena Daisy Fajarina, selaku orang yang berkasus, sama sekali tak serius menyelesaikan masalahnya. Ratna yang terlihat kecewa mengatakan, “Yang punya kasus dia, kok, saya yang ngejar-ngejar dia. Seharusnya dia yang mengejar saya.”

Selain itu, Ratna Sarumpaet pun menjelaskan kalau dirinya lebih peduli atas nasib ratusan ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia. “Ini menyangkut nama bangsa Indonesia. Ada ribuan bahkan ratusan ribu TKI yang bekerja di sana (Malaysia, red),” jelas Ratna.

Ratna tetap berharap adanya kejujuran dari ibunda Manohara Odelia Pinot atas kasus yang ia laporkan. Jika tidak benar akan berakibat pada nasib para TKI yang ada di Malaysia. “Jelas kalau ini bohong, akan berdampak pada TKI kita,” tegas Ratna.

Ratna kecewa tak ada bukti

Pernyataan Daisy Fajarina yang menyebutkan Manohara dianiaya, disiksa, dan dipaksa menikah, sampai sekarang tak ada buktinya. Ratna yang awalnya berniat membantu menjadi kecewa.

Seperti diketahui Daisy pernah melontarkan pernyataan kalau Manohara mengalami siksaan fisik oleh suaminya. Daisy pun mengatakan ada baju Mano yang terdapat bercak darah saat Manohara disiksa di kapal. Lantas ada pesan SMS dari Tengku yang minta maaf. “Tapi itu semuanya tidak ada bukti,” jelas Ratna.

Ratna pun akhirnya memberikan saran untuk Daisy. Ratna berpesan agar Daisy fokus dan serius dengan kasusnya. “Kalau mau serius, harusnya dia fokus di Mabes. Bukan minta bantuan Datuk A atau Datuk B,” tegas Ratna. [aji/inilah.com/rakyat demokrasi]

19 Tanggapan ke “Ratna Sarumpaet Lebih Peduli Nasib TKI”


  1. 1 helmy Mei 27, 2009 pada 12:10 pm

    bagus bu ratna…
    kalo ibu ikut2an nti reputasi ibu jatuh.. itu urusan ibunya mano sndr..dari awalpun dah keliatan tuh orang cm cr sensasi.. dia pkr org indonesia ini bodah apa ? prihatin banget kok ya ada ibu macam ini di dunia.. kasian mano.. tp sbnrnya tuh ibu hrs bersyukur mano di muliakan di kelantan sbg putri raja , klo blik lg ke ibunya paling jadi maenannya org2 berduit aja nerusin jejak ibunya yg dah gk laku wlpun di sale. sudah biarkan mano disana lebih terhormat

    • 2 icha Mei 29, 2009 pada 3:02 pm

      Wahhh… kita lihat saja ending dari kisah Manohara ini, sebagai seorang ibu saya yakin benar perjuangan ibu daisy tidak seperti yang dikatakan mas helmy. Yang penting membantu orang itu harus tulus jangan terbawa emosi dan berita infotainment,lihat dengan mata hati, harus ikhlas sehingga hasilnya jelas. Sekedar menambahkan saja bahwa sebenernya sikap orang Negeri Sana itu ga segitunya terhormat dll, karena WNI disana sangat direndahkan juga loh ga cuma TKI, turis WNI juga direndahkan disana, pernah kesana mas?? Coba deh seminggu atau sebulan kesana dan jangan berkendaraan pribadi. Cobalah fasilitas umumnya, wuahhh… akan terasa sekali perbedaan orang Indonesia yang begitu ramah dengan orang sana yang begitu sepa’..( Apalagi terhadap WNI) Hmmm….. memang udah watak!!! ya… kelihatan kan dari kasus Mano ini…

  2. 5 icha Mei 27, 2009 pada 6:06 pm

    Dear ibu Ratna, membantu lah dengan ikhlas, tidak perlu saling menyalahkan. Berfikirlah dengan jernih, jangan gelap mata.Posisikan diri anda sebagai Ibu Manohara yang kebingungan dan posisikan juga sebagai diri Manohara yang ketakutan, baru simpulkan semuanya. Seandainya saya hidup bersama pembunuh yang mengancam hidup saya, saya pun akan bersikap seperti Manohara, diam…karena kalau berbicara atau minta tolong mungkin saya tidak akan selamat atau malam ini saya disiksa mungkin dibunuh, karena saya tidak tahu apakah besok atau lusa saya bisa lari dari pembunuh ini. Bukan begitu kira2. Cobalah bersikap lebih bijak.

  3. 6 icha Mei 31, 2009 pada 8:06 am

    Syukur Alhamdulillah….akhirnya Ibu Daisy bisa bertemu dengan Manohara, selamat ya ibu…memang doa orang yang terzalimi itu selalu didengar Allah. Sekarang masalahnya bisa terlihat lebih jelas ya, mudah2an semuanya bisa terselesaikan dengan baik dan cepat, amien. Tuh kan Ibu Ratna, lihatlah perjuangan seorang ibu seburuk apapun dia, semangat, doa dan naluri keibuan itu adalah senjata yang ampuh untuk mematahkan semua masalah. Cobalah belajar dari kasus ini.

  4. 7 andi Juni 1, 2009 pada 6:56 am

    hayah… sarumpet.. ngoceh ja ga jelas gila !!!!

    orang yg lebih pengalaman ungurus kaya gitu malah nuntut macem2 .ga pantes tuh sarumpet jadi penjilat aja biar filmnya laku

  5. 8 limpo50 Juni 1, 2009 pada 7:45 am

    Sekarang terbukti siapa yang keliru… dan terlanjur berkata tentang mana yang benar dan mana yang salah… tapi Nasi telah jadi bubur… Masyarakat akhirnya melihat kebenaran BUNDA Manohara.

  6. 9 mama mirah Juni 1, 2009 pada 11:17 am

    memang benar hampir semua orang Malaysia memandang rendah orang Indonesia, menyamaratakan ,bahwa semua orang Indonesia itu,miskin.Hanya bisa hidup agak bila jadi TKI.Saran saya kepada Ratna Sarumpaet ,pihak yg berkompeten di Kementerian Tenaga Kerja
    Indonesia,dan Organisasi Perburuhan Indonesia,bahkan International Labour Organisation ILO,agar membuat kesepakatan bersama untuk masalah perlindungan,standar gaji,jam kerja,hak azazi,serta meningkatkan harkat martabat mereka yg selama ini direndahkan,terutama oleh majikan majikan orang Asia.

  7. 10 Agung Juni 1, 2009 pada 1:27 pm

    Dulu Sy Fans ama Ibu Ratna, Tetapi Sekarang gak lagi deh………. koq membantu caranya kayak Gitu…… Capek deeeeh

  8. 11 Kopral jono Juni 1, 2009 pada 3:03 pm

    To bu serum pait:
    kayak nya kasus mano gak ada duit nya, makanya ibu gak mau nolong…

  9. 12 Inyong Juni 1, 2009 pada 8:29 pm

    Sekarang sarumpet kesrimpet deh…makanya mulutmu itu dijaga, jangan emosi dulu..sekarang nyaho deh….kayak gitu koq mau jadi presiden…

  10. 13 neng Juni 2, 2009 pada 10:19 am

    Nah sekarang yg penting home sweet home..biar gimana tinggal di rumah sendiri masih lebih baik dr pd di negara org..ga tau ibu-nya manohara seperti apa dan motif ratna s seperti apa..yang penting jangan saling bertikai diantara kita sesama wni harus bersatu menunjukkan harga diri bangsa indonesia..agar jangan dipandang rendah oleh bangsa lain apalagi malaysia..ampuuuun deh..kalo denger cerita org indonesia yg ke malaysia kok kayaknya pd kapok yah..saya sendiri juga korban penipuan supir taksi di malaysia..kapoook ah ke malaysia..

  11. 14 DaisyYuck Juni 3, 2009 pada 10:20 pm

    Good for you Ibu Ratna! I am with you on this.
    Manohara & her mother, both of them are just PUCK liars!

    • 15 icha Juni 12, 2009 pada 3:50 pm

      Haloooo…..pembela wanita????Not Manohara, not ibu Fajarina, not Siti Hajar,Hmmm…kayanya semuanya wanita,where are u Ibu Ratna??Come on…is that Good?

  12. 16 badung Juni 4, 2009 pada 12:12 am

    aduh mbak serumput.. mulai dech..
    jangan krn gak dapat duit trus nyerah membantu donk mbak.
    alah makk… bisa bisa mbak ini dikira mata duitan juga ntr..
    gak ada duit.. ya los gak sah di bantu..
    namannya juga ibu desi n mano baru ketemu.. ya mbok sabar atuh mbak serumput… jangan di paksa,,!

  13. 17 icha Juni 9, 2009 pada 1:39 pm

    Suatu kebenaran terungkap kembali yaitu hasil visum Manohara, sekarang bagaimana komentar ibu Ratna???Sudahlah kalau menurut saya lebih baik minta maaf saja kepada Manohara karena memberikan statement yang tidak beralasan setelah itu lebih baik diam saja tidak perlu arogan bukankah Silent is Gold?? Dan tidak ada salahnya kan minta maaf kalau memang berbuat salah, bukankah itu adalah hal yang bijaksana?? Semoga Kasus ini bisa jd pelajaran buat Ibu Ratna untuk dikemudian hari, bantulah orang yang memang membutuhkan bantuan, dan lebih telitilah melihat sesuatu apakah kebohongan atau bukan dan cobalah untuk lebih bijak dalam berbicara (apalagi sebagai pembela wanita, bersikaplah lebih sabar dan keibuan).

  14. 18 jeanne liem Oktober 22, 2010 pada 5:12 pm

    bu ratna.saya tinggal di cimahi. punya kamar sewaan.salah satu penghuninya, terjadi kekerasan rumah tangga,istrinya di siksa suaminya.saya sebagai pemilik melaporkan pd ketua rt.sy merasakan kasihan pada sang istri.yg saya lihat suaminya kalo marah , istrinya di pukul sampai babak belur.dan mereka punya 4 orang anak.
    waktu kejadian suaminya pukul istrinya salah satu anak nya melihat.

    saat ini si suami sedang proses di kepolisian dan pengadilan.

    tapi si istri masih merasa takut dan trauma, kalo sewaktu-waktu dia bebas dari pengadilan.

    yg saya lihat karakter suaminya brutal.jadi si istri merasa takut.
    si istri dan anak nya ingin punya perlindungan.

    harus kemana minta perlindungan untuk keluarga ini.

    saya lampirkan no hp saya 08139425580

    dan no hp ibu yang minta perlindungan 085292421753(ibu NUR)


  1. 1 Ratna Laporkan Daisy Fajarina ke Mabes Polri « .:: Rakyat Demokrasi ::. Lacak balik pada Agustus 1, 2009 pada 12:25 am

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Tidak menemukan yang Anda cari. Coba cari... » DISINI Pencarian


Translate This Page!

Kategori

Contents

Rakyat Demokrasi on Twitter

Twitter Terbaru

4upoi_tw

Locations of visitors to this page

free counters
FLAGcounter | Mei 31, 2009

News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory SEOmoz Linkscape Score: 2.6 LinkTiger blog rakyat demokrasi, media online rakyat demokrasi, berita indonesia, bandung news wordpress com stats PageRank Linktiger Rakyat Demokrasi Personal HTML hit counter - Quick-counter.net

Statistik Blog

  • 337,854

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 94 pengikut lainnya.