NARKOBA – Berdasarkan data Badan Narkotika Provinsi (BNP) Banten hingga Maret 2009, 70% kasus peredaran narkoba terjadi di Kabupaten dan Kota Tangerang.
“Daerah tertinggi kedua Kabupaten Serang dan Kota Cilegon,” jelas Ketua BNP Banten HM Masduki pada rapat koordinasi (rakor) penanggulangan narkoba di Banten bertempat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banten, Kamis (4/6).
Menurut Masduki, tingginya jumlah kasus peredaran narkoba di Banten salah satunya disebabkan kepemilikan bandara internasional dan pelabuhan laut. “Dua pintu ini akhirnya dimanfaatkan pengedar baik dari luar daerah maupun luar negeri,” katanya.
Terkait perayaan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun ini, Wagub Banten mengimbau agar tidak hanya dijadikan acara seremonial tahunan. “Setiap anggota BNP maupun BNK (Badan Narkotika Kabupaten/Kota) harus melakukan tindakan aktif dalam pencegahan narkoba. Pencegahan ini dapat dilakukan mulai dari keluarga,” katanya.
Terkait kasus peredaran narkoba sepanjang 2008, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemprov Banten Suroto mengungkapkan, kasus narkoba di Banten mencapai 745. “Dari 745 kasus itu terdapat 829 tersangka dan paling tinggi terjadi di Kabupaten dan Kota Tangerang,” ungkapnya. (banten.go.id)









Narkoba sangat ngeri sekali …