Pemkot Bandung Bebaskan Biaya KTP, KK dan Akta Kelahiran

Kartu Tanda Penduduk

BANDUNG | RAKYAT DEMOKRASI – Pemerintah Kota Bandung dengan persetujuan DPRD, membebaskan biaya retribusi pembuatan KTP, KK dan Akta Kelahiran di seluruh wilayah hukum Kota Bandung. Pemberlakuan secara resmi, simbolik dilakukan Wali Kota Bandung, H Dada Rosada di Kecamatan Batununggal, Selasa (05/01/10). Ditandai penyerahan KTP, KK dan Akta Kelahiran kepada 8 warga Kec Batununggal dan 29 warga perwakilan 29 kecamatan lainnya yang ada di Kota Bandung.

Dada menegaskan, kebijakan KTP dan KK gratis harus disertai prosedur pelayanan yang cepat, tepat, mudah, nyaman dan ramah bahkan memuaskan masyarakat yang dilayani. Timbal baliknya, kesadaran warga pun harus meningkat, setidaknya terangsang untuk mengurus keperluannya sendiri tanpa melibatkan orang lain.

Terkait kebijakan ini. Dada mengingatkan aparatnya di kewilayahan, Camat dan lurah beserta jajarannya untuk tidak mengendurkan semangat pelayanan. Bagaimanapun masyarakat ditandaskannya, aparat harus melayani dengan baik. "Jangan karena alasan gratis pelayanan jadi tidak baik. Ini bias menurunkan citra pelayanan public dan kepercayaan masyarakat. Ini harus dihindari," ujarnya.

Camat Batununggal, Pagat Risjanuar Passa menuturkan, terkait launching KTP, KK dan Akta Kelahiran gratis, merupakan hadiah 2 abad hari jadi Kota Bandung sekaligus merupakan realisasi janji Dada Rosada dan Ayi Vivananda saat kampanye pilkada. Sedangkan terkait layanan public, sejak Desember 2008 telah menerapkan sistim manajemen mutu (SMM) ISO 9001 : 2008.

Selama satu tahun melaksanakan, banyak hal yang sudah dilakukan. Konsistensi dan komitmen memberikan pelayanan tepat, akurat dan akuntabel termasuk menambah pelayanan jadi nyaman dalam bentuk penataan sarana prasarana ruang pelayanan dan ruang tunggu. Ruang tunggu representative ditunjang alat nomor antrian otomatik digital, sebuah TV flat 32 inc,  2 dispenser, semuanya merupakan sumbangan masyarakat.

"Saat ini kami juga telah menyusun modul dan replica SMM ISO 9001 : 2008 yang akan diterapkan diseluruh kecamatan yang ada di Kota Bandung," tutur Pagat yang kecamatannya kebanjiran banyak tamu dari pemerintah daerah berbagai kota di Indonesia, studi banding terkait pelayanan publik.

Tokoh masyarakat setempat, Cece Hidayat Padmadinata menyatakan, Kota Bandung sebagai ibu kota Propinsi Jawa Barat dengan karakteristik control sosialnya yang tinggi,  harus terus meningkatkan kebanggaan kotanya dengan terus meningkatkan citra pelayanan publiknya. Dirinya percaya harmonisnya hubungan ditingkat pimpinan kota maupun antara pemerintah kota dengan masyarakatnya, Kota Bandung yang membanggakan dapat terwujud. "Itu sedang dan sudah kita upayakan," tandasnya. (bago/RD)

About these ads

6 komentar

  1. jing suanji · · Balas

    apaan… mungkin di camat gratis, di pak RT narik 350rb!

  2. Rudi Ikhwan · · Balas

    Mantappp…
    Bandung ngikutin Kota Padang nih… berarti anak kedua lahir di Bandung aja nih…

  3. apa benar ????benar ga seh???ah yang benerr???
    seharusnya pemerintah punya semacam intel yang jujur yang langsung mengecek ke instansi terbawah sampai ke instansi tertinggi apa benar-benar sudah terlealisasi apa belum..,jika ditemukan penyelewengan agar ditindak dengan surat peringatan atau pecat saja..,
    itu seh cuman saran doang…,itung2 berantas korupsi dari bawah dulu jangan sampai mendarah daging dan generasi yang akan datang tidak ikut2an dan berperilaku profesional

  4. Yufian Faishal · · Balas

    Pengalaman Pribadi :
    Saya datang Pukul 13.00 ke Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Pemkot Bandung Jalan Ambon No 1, langsung ke loket Informasi diberi Form SKK ( Surat Keterangan Lahir ) dan suruh diisi dengan di lampirkan :
    1. Surat Keterangan Lahir asli dari tempat Kelahiran ( RS, Bidan, Dokter )
    2. FC KTP Orang Tua
    3. FC Buku Nikah
    4. FC Kartu Keluarga
    5. Surat Pernyataan Kesaksian ( 2 orang ) yang harus Hadir saat itu

    Setelah Diisi dan dilengkapi ternyata loket pemasukan berkas Tutup Pada Pukul 12.30 ( Gak ada Koordinasi / Aturan maen yang Jelas antara Loket Info & Input Berkas ) Lucunya lagi Saksi kelahiran yang bertanda tangan diatas materai 6000 siapa aja boleh yang ada di situ.

    dan suruh kembali besok harinya dengan merubah nama saksi nya
    Biaya memang GRATIS tapi lamanya 3 bulan baru selesai

    KINERJA yang SANGAT BURUK, untuk membuat akte kelahiran saja butuh waktu 3 bulan ( SESULIT ITUKAH BIROKRASI )

    MOHON JADI PERHATIAN dan berbagi Pengalaman

  5. Ada Pengalaman saudara ngurus di kelurahan Hegarmanah cuma 1 minggu sedangkan di Kantor Dinas 3 bulan ANEH memang ????

  6. trus kumaha atuh…sama disini juga kelurahan cigending ujung berung nakut-nakuti mulu. pengurusan lama lah kalo diurus sendiri. jadi mengkondisikan agar diurus sama mereka dengan biaya jasa. kl begitu kpn administrasi kependudukan kita mau bener dan rapih atuh? ngimpi dah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: