Tentang BOS (Bantuan Operasional Sekolah)

Anak Sekolah Dasar

PENDIDIKAN | RAKYAT DEMOKRASI – Jutaan anak usia sekolah di negara kita, dewasa ini masih belum mendapatkan kesempatan bersekolah. Sekitar 1,5 juta di antaranya, anak usia 13 – 15 tahun, terpaksa putus sekolah. Salah satu solusi pemerintah melalui Depdiknas, menyalurkan dana bantuan dan kemudahan melalui program BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Siapa penerima BOS?

Diutamakan bagi para siswa miskin yang bersekolah swasta. Termasuk membantu siswa putus sekolah, karena tidak mampu membayar iuran/pungutan yang dilakukan oleh sekolah. Jika kemudian masih ada sisa dana BOS, maka akan digunakan mensubsidi siswa lain.

Bagi sekolah yang tidak mempunyai siswa miskin, maka dana BOS digunakan untuk mensubsidi seluruh siswa sehingga dapat mengurangi pungutan/sumbangan/iuran yang dibebankan kepada orang tua siswa, minimum senilai dana BOS yang diterima sekolah. Diharapkan, tidak akan ada lagi tamatan SD/MI setara yang tidak melanjutkan ke SMP/MTs/SMPLB, karena mahalnya biaya masuk sekolah.

Kepala sekolah proaktif mencari dan mengajak siswa SD/MI/SDLB yang akan lulus namun berpotensi tidak melanjutkan sekolah untuk ditampung di SMP/MTs/SMPLB. Demikian juga bila teridentifikasi anak putus sekolah yang masih berminat melanjutkan agar diajak kembali ke bangku sekolah. Mulai tahun 2007, pengelolaan program BOS Depdiknas dan BOS Depag dipisahkan. Depdiknas bertanggung jawab menyalurkan dana ke sekolah SD/SDLB/SMPLB/SMPT, baik negeri maupun swasta yang berizin operasional dari Dinas Pendidikan. Sedangkan Departemen Agama, menyalurkan dana ke MI/Mts/Salafiyah/Sekolah keagamaan lainnya, dengan izin operasional dari Depag.

Bagaimana Penggunaan Dana BOS?

  1. Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka Penerimaan Siswa Baru: biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran, dan pendaftaran ulang.
  2. Pembelian buku teks pelajaran (di luar buku yang telah dibeli dari dana BOS Buku) dan buku referensi untuk dikoleksi di perpustakaan.
  3. Pembiayaan kegiatan pembelajaran remedial, pembelajaran pengayaan, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja, dan sejenisnya.
  4. Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa.
  5. Pembelian bahan – bahan habis pakai: buku tulis, kapur tulis, pensil, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan, koran, kopi, teh, dan gula untuk kebutuhan sehari – hari di sekolah.
  6. Pembiayaan langganan daya dan jasa: listrik, air, telepon, termasuk untuk pemasangan baru jika sudah ada jaringan di sekitar sekolah.
  7. Pembiayaan perawatan sekolah: pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah dan perawatan fasilitas sekolah lainnya.
  8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. Tambahan insentif rutin bagi kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah.
  9. Pengembangan profesi guru: pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS.
  10. Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah.
  11. Pembiayaan pengelolaan BOS: alat tulis kantor (ATK), penggandaan, surat menyurat, dan penyusunan laporan.
  12. Khusus untuk pesantren salafiyah dan sekolah keagamaan non Islam, dana BOS dapat digunakan untuk biaya asrama/pondokan dan membeli peralatan ibadah.
  13. Bila seluruh komponen (butir 1 s/d 12) di atas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran dan mebeler sekolah.

Apa larangan BOS?

  1. Disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan.
  2. Dipinjamkan kepada pihak lain.
  3. Membiayai kegiatan  yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar, misalnya studi banding, study tour (karya wisata) dan sejenisnya.
  4. Membayar bonus, transportasi, atau pakaian yang tidak berkaitan dengan kepentingan murid.
  5. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat.
  6. Membangun gedung/ruangan baru.
  7. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran.
  8. Menanamkan saham.
  9. Membiayai segala jenis kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau daerah, misalnya guru kontrak/guru bantu dan kelebihan jam mengajar.

Apa Tanggung Jawab Pemerintah Daerah?

Pemprop/Pemkab/Pemkot, berkewajiban menyediakan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) setiap tahun, sebagai sumber utama pembiayaan sekolah. Terutama bagi pemerintah daerah yang menerapkan kebijakan Sekolah Gratis, maka harus memenuhi kekurangan biaya operasional sekolah dari sumber APBD. Menambah dana safeguarding untuk Tim Manajemen BOS di Proponsi/Kabupaten/Kota. Juga memastikan BOS berjalan sesuai dengan panduan yang ditetapkan. Seperti melakukan pengawasan dan audit, terhadap setiap sekolah penerima BOS, termasuk menindaklanjuti jika ada indikasi penyimpangan. (RD*)

Sumber : Pusat Informasi dan Humas (PIH) & Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional

About these ads

16 komentar

  1. terima kasih, blog ini membantu saya dalam mengerjakan tugas kuliah saya. . . :D

  2. sukijo giarto · · Balas

    Salam bagi sahabat2 saya disini bapak ibu yang terhormat perkenalkan nama saya mas sukijo dan saya bergerak sebagai tenaga sukarelawan yang memberikan pelajaran tambahan bagi anak2 yang tidak mampu pergi ke sekolah.
    dengan ini saya ingin menyampaikan bahwa kami ber 3 sebagai tenaga pengajar di desa seloharjo gunung kidul yogyakarta, bahwa kami sangat membutuhkan uluran tangan bagi anak2 yang saya bimbing disini.
    dengan keadaan mereka yang sangat memprihatinkan disini saya menyampaikan bahwa setiap kali ada hujan datang genting yang dimana kami mengajar selalu dalam keadaan bocor dan hari ini bocor nya semakin besar saja.
    terus terang saya kasihan setelah melihat anak2 yang saya didik keadaan tempat mereka tidak layak untuk bisa belajar,
    mungkin bilamana sahabat2 saya disini ingin membantu untuk meringankan kami tenaga pengajar di desa seloharjo.
    bisa mengirimkan bantuan dengan mengirimkan dana,ke no rek ini BCA REK 4450947909
    terserah berapa pun yang bapak ibu kirimkan untuk kami semua akan kami terima dengan senang hati
    dan semoga semua ini akan menjadi kebaikan bagi kita semua
    hormat saya
    sukijo giarto
    Pengurus
    sms 081904034322

  3. sukijo giarto · · Balas

    salam bagi teman2 dan sahabat saya disini, kebetulan ada seorang tetangga saya hari ini yang teramat sangat membutuhkan beaya untuk bisa membawa bayi nya pulang dari rumah bersalin sakinah idaman yogyakarta,beliau 2 hari lalu baru saja melahirkan baby nya di rumkit tsb…berhubung sang ibu tidak punya beaya dan suaminya hanya seorang buruh almunium, jadi saya juga turut membantu meringankan beban hidupnya dengan memberi sejumlah uang yang nilainya tidak seberapa.
    jadi bila anda sobat sekalian ingin membantu sang ibu ini bisa membawa baby nya pulang bisa kirim ke rek bca 4450947909 ini langsung ke no rek bidan bersangkutan.
    terserah berapa pun yang anda kirim pasti akan bermanfaat buat menolong sang ibu

  4. Pandhoe · · Balas

    Apabila kami memiliki SMP dibawah YAYASAN, apakah diperbolehkan YAYASAN mengelola dana BOS tersebut yang semuanya untuk SMP dan mengikuti aturan2 yang ada di BOS. Hal ini hanya utnuk merapikan pembukuan dan pelaporan ke tingkat kabupaten.

  5. tapi kenapa masih banyak pungutan yang memberatkan para siswa ? Lalu kemana bantuan BOS itu ?

  6. Nur wahyuni · · Balas

    mohon diperikasa sesungguhnya dana bos di SD Nasional Mitra Harapan Jl Soekarno Hatta Madiun Jawa Timur sesuai apa tidak dengan yang diharapkan pemerintah , jangan terkecoh dengan kepicikan dan kebodohan Kepala Sekolahnya, karena selama ini pembentukan komite sekolah tidak diketahui oleh yayasan dan hanya seorang saja tanpa adanya orang lain untuk tanda tangan pada lembar pengesahan.Hal ini harapan kami agar PEMERINTAH MELALUI DINAS PENDIDIKAN MENGAMBIL TINDAKAN TEGAS BUKAN PERINGATAN KARENA INI DILAKUKAN SUDAH BEBERAPA TAHUN YANG LALU SAMPAI SEKARANG
    Terima Kasih,atas usaha PEMERINTAH MELALUI DINAS PENDIDIKAN JAWATIMUR DAN KOTA MADIUN DAN MEMBERIKAN SANKSI HUKUM BAGI KEPALA SEKOLAH YANG MELANGGAR TANPA ADANYA KERJASAMA DAM DAN TAWAR MENAWAR TENTANG PELANGGARAN HUKUM untuk membongkar hal hal yang tidak benar tersebut. TERIMA KASIH
    Kami lihat gerak penanganan masalah ini / kami pantau

  7. Nur wahyuni · · Balas

    mohon diperikasa sesungguhnya dana bos di SD Nasional Mitra Harapan Jl Soekarno Hatta Madiun Jawa Timur sesuai apa tidak dengan yang diharapkan pemerintah , jangan terkecoh dengan kepicikan dan kebodohan Kepala Sekolahnya, karena selama ini pembentukan komite sekolah tidak diketahui oleh yayasan dan hanya seorang saja tanpa adanya orang lain untuk tanda tangan pada lembar pengesahan.Hal ini harapan kami agar PEMERINTAH MELALUI DINAS PENDIDIKAN MENGAMBIL TINDAKAN TEGAS BUKAN PERINGATAN KARENA INI DILAKUKAN SUDAH BEBERAPA TAHUN YANG LALU SAMPAI SEKARANG
    Terima Kasih,atas usaha PEMERINTAH MELALUI DINAS PENDIDIKAN JAWATIMUR DAN KOTA MADIUN DAN MEMBERIKAN SANKSI HUKUM BAGI KEPALA SEKOLAH YANG MELANGGAR TANPA ADANYA KERJASAMA DAN TAWAR MENAWAR TENTANG PELANGGARAN HUKUM untuk membongkar hal hal yang tidak benar tersebut. TERIMA KASIH
    Kami lihat gerak penanganan masalah ini / kami pantau

  8. kepada bapak ibu yang terhormat dan yang punya kebijakan.., mohon di periksa ada beberapa pps di kabupaten bogor tidak melakukan pengeluaran dana bos untuk pembelian buku referensi, padahal dalam juklak dan juknisnya sudah jelas persiswa petahun yaitu 10% dari anggaran dana bos itu untuk pembelian buku,mohon di kroscek secara menyeluruh, tidak sedikit kepala sekolah yang hanya membeli fakturnya saja demi meraup keuntungan yang besar…
    terima ksih

  9. deni eka chairul · · Balas

    kepada pimpinan pusat yang mengelola BOS, Mohon di teliti lagi jangan sampai dana tersebut di selewengkan oleh piahk-pihak yang tidak bertanggung jawab. karna dana tersebut sangat menunjang untuk kelanmsungan siswa yang tidak mampu untuk sekolah. adapun itu para pejabat seperti kepala sekolah dan komite jangan di salah gunakan untuk kepentingan pribadi dan perut sendiri saja. itu amanat dari pamerintah buat kesinambungan dalam belajar siswa nanti

  10. Muakhor Zakaria · · Balas

    Assalmualiakum. WR.WB
    Ma’af Kami Dari Madrasyah Diniyah ROUDHOTUSSIBYAN Jl. RayaKadu Agung Cileles, Kap. Bojong KM. 13 Kel. Cikulur, Kec. Cikulur, Kab. Lebak, Prof. Banten. No Tlp. 087773552837

    Butuh Bantuna Untuk (RKB) Ruang Kelas Baru, Karna Yayasan Kami jauh dari Perkotaan masih Dipedalaman Dan Untuk Bantuan Kami Belum Tahu, Alhamdulilah Madrasah Kami Di Akui Oleh Pemerintah Profinsi Banten

    Mohon Bantuan Dan Iformasinya..

    Wassalamualaikum WR.WB

  11. ngabdul · · Balas

    dana BOS untuk sekolah yang muridnya sedikit mestinya tidak dihitung berdasarkan jumlah murid karena kalau berdasar murid jelas dananya sangat kecil sehingga tidak mencukupi untuk operasional sekolah memang namanya bantuan tapi kalau terlalu kecil maka kami tidak bisa membayar honor guru dan karyawan. guru dan karyawan sekolah kami tidak ada yang menerima gaji sampai 500rb bahkan ada guru hanya dapat 110 rb sebulan. pemerintah harusnya longgar untuk sekolah swasta karena sekolah swasta membantu pemerintah sejak negara masik miskin dalam pengentasan pendidikan setelah negara dapat hutang membangun sekolah negeri di semua tempat akhirnya sekolah swasta mati karena tidak dapat murid. habis manis sepah dibuang.

  12. Syukurlah dengan adanya dana BOS anak-anak jadi bisa sekolah lagi?

  13. kemana yah kalo mo nanya2 soal bantuan ini.aq curiga nih sm sekolah anak qu yg memasukkan kami ke dalam daftar penerima bos.pertama saat tanda tangan kita ga diliat sebaris pun tulisan dr yg kita tanda tangani dgn alasan buru2.boleh dibiloang kita ga masuk kategori yg perlu bos tp mungkin dr semua siswa dikelas dianggap nya termasuk klali yah drpd dana bos nya ga cair karena ga ada siswa yg perlu bantuan bos.tp kami ga mau ikut dlm terlibat dlm hal buruk dr dana bos ini.soalnya utk lks masih ditagih bayaran.jd ga ngerti dana bos itu meliputi apa sj?mau nanya ke gurunya takut kenapa dan gimana2….mau masuk ke web nya koq susah yah….ga bisa2..kami lokasi di bandung.thanx

  14. kenapa belum juga diluncurkan BOS untuk SLTA/yang sederajat ??? jgn hanya jadi wacana saja dari tahun ke tahun

  15. Sayang sekali ya pemerintah mempunyai dana tapi disalurkan dengan tidak profesional.
    Semoga yang jujur mendapatkan pahala yang melimpah. Amiin.

  16. nandita septia · · Balas

    Kenapa Yaa? Dana BOS di Wilayah Jawa Barat khususnya di Bogor, untuk Januari s/d Maret yang MI dan MTs belum jg cair ??

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: