Celana Dalam yang dimaksud disini bukan celana dalam umum yang biasa digunakan sehari-hari. Bukan juga celana dalam yang dipakai selebritis hollywood yang mahalnya minta ampun, atau ulah selebrity hollywood yang suka bikin sensasi tidak pake celana di tempat umum.
Celana dalam disini tidak lebih sebagai piranti elektronik untuk memudahkan penyandang cacat dan lanjut usia untuk mengganti celana dalam secara online
. Seperti yang dilansir vivanews, baru-baru ini suatu perusahaan di Australia memperkenalkan inovasi baru yang dapat menolong kaum jompo atau cacat yang tidak mampu mengurus diri. Teknologi itu disebut SIMsystem alias celana dalam online atau daleman elektronik.
(gambar:vivanews.com)
Menurut laman harian Australia, The Herald Sun, celana dalam online itu diperkenalkan oleh perusahaan Simavita. Celana itu dilengkapi suatu perangkat elektronik yang mampu mengirim sinyal khusus ke komputer dan diteruskan berupa pesan SMS atau pager.
Teknologi itu berguna untuk kaum jompo atau cacat yang sulit mengurus dirinya saat akan buang air besar. Suster atau perawat di panti jompo langsung diberitahu melalui SMS atau pager berdasarkan kiriman sinyal yang dipancarkan dari celana dalam online yang dikenakan kepada orang yang kesulitan untuk buang air besar.
Menurut laman Simavita, celana itu dilengkapi elemen yang dapat diganti, mirip dengan popok. Selain itu juga terdapat sebuah transmitor kecil yang diselipkan di dalam popok untuk mendeteksi sensor melalui mekanisme tertentu yang bisa mengetahui bila si pemakai hendak buang air besar. Transmitor itulah yang akan mengirim sinyal ke komputer induk.
Kepala Eksekutif Korporat Simavita, Philippa Lewis, daleman berteknologi canggih itu akan menghemat setengah dari waktu yang biasa diperlukan bagi para perawat dalam mengurus kaum jompo.
"Kami menciptakan SIMsystem untuk memberikan kenyamanan yang lebih besar sekaligus tetap menjaga martabat kaum jompo dan juga mengurangi secara signifikan biaya bagi fasilitas perawatan kaum jompo," kata Lewis, Jumat 26 Maret 2010. (RD/vvn)









kira in apah
lah tapi kan ngeri juga radiasi handphone mencemari alat kemaluan. Kecuali kalo receiver nya bukan pada celana dalam.
Kalo untuk anak-anak sekolah: bagus buat nyontek