Meningkatkan Gemar Membaca Guru dan Siswa

Oleh : R.Sumarna

R-Sumarna TULISAN yang berkaitan dengan masalah membaca, sekaligus mengingatkan pentingnya membaca sudah sering kita temukan dalam berbagai surat kabar atau majalah dan lain-lain. Namun sampai sejauh ini tampaknya membaca belum menjadi kebiasaan, apalagi membudaya, termasuk di kalangan guru dan siswa.

Tentu saja, sebagai seorang pendidik dan terdidik cobalah bertanya, berapa jam sehari waktu yang dipergunakan untuk membaca? Dan, berapa buku yang dibaca dalam seminggu, sebulan, atau setahun? Apakah Anda termasuk gemar membaca? Tampaknya, membaca memang sesuatu yang mudah dilakukan, namun sulit dilaksanakannya.

Sejatinya, masyarakat Indonesia telah mengenal membaca sejak lama. Apabila kita alami lebih dekat di kalangan tokoh-tokoh agama dan pesantren, membaca  (termasuk kitab suci) sudah menjadi kebiasaan rutin sehari-hari. Sementara itu di lingkungan keraton, para bangsawan kerap membaca  surat-surat berupa puisi dan ajaran hidup. Bahkan tokoh proklamator Indonesia, Bung Karno dan Bung Hatta, dapat dijadikan panutan dan model gemar membaca. Kedua proklamator tersebut, menghabiskan banyak waktu di penjara dengan membaca dan belajar. Berbagai jenis buku bacaan, terbukti telah mengokohkan semangat perjuangan mereka dan memberikan inspirasi menentang kolonialisme dan imperialisme. Harus diakui dengan jujur, motivasi dan kegemaran membaca di kalangan guru dan siswa masih kurang. Membaca belum termasuk kebutuhan dan menjadi budaya. Waktu senggang lebih banyak digunakan atau dimanfaatkan untuk menonton televisi, bermain, ngobrol, atau mungkin melamun.

Untuk menelusuri akar persoalan ini, menurut B.P.Sitepu (1999) rendahnya minat dan motivasi membaca terkait dengan kompetensi membaca, kebutuhan, lingkungan, dan ketersediaan bahan bacaan itu sendiri. Untuk itu, perlu dilakukan upaya pembinaan dan pengembangan.

Pertama, kompetensi membaca. Kemampuan membaca adalah kemahiran menemukan, mengerti dan menafsirkan informasi tertulis dalam prosa dan dalam dokumen. Untuk mendorong guru dan siswa terbiasa membaca, sekolah perlu dilengkapi dengan perpustakaan dari berbagai jenis koleksi.

Kedua, kebutuhan membaca. Pendidikan pada hakekatnya berlangsung terus-menerus sepanjang hayat (long file education). Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dalam berbagai jenis informasi. Untuk dapat bersaing di era globalisasi, seseorang dituntut untuk memiliki keahlian dan pengetahuan yang mumpuni.

Ketiga, lingkungan. Motivasi membaca awalnya berakar dalam diri. Kemudian akan berkembang dengan baik, bila didukung lingkungan yang kondusif, meliputi lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah.

Namun, kiranya bila orangtua dan guru memberikan penghargaan dalam bentuk buku. Sekolah dapat merintis jam wajib baca bagi guru dan siswa selama setengah jam setiap hari atau sepuluh menit sebelum mata pelajaran dimulai. Sementara itu, masyarakat perlu didorong untuk tumbuh dan berkembangnya minat baca melalui gerakan masyarakat membaca (reading society).

Keempat, bahan bacaan. Pengembangan sarana dan prasarana perpustakaan dan taman bacaan, adalah upaya nyata dalam melayani kebutuhan pembaca dan bahan bacaan. Sekolah dan masyarakat  memperkaya koleksi perpustakaan dan taman bacaan dengan berbagai jenis bacaan yang bermutu. Pemerintah dapat membantu dengan penyediaan anggaran khusus.

Sesungguhnya banyak manfaat yang diperoleh dengan gemar membaca, diantaranya : (1) memperluas wawasan, (2) dapat memahami bahasa dengan baik dan benar, (3) mendapatkan informasi berharga bagi kehidupan, dan (4) meningkatkan kecerdasan berpikir. *** (Rakyat Demokrasi)

3 Tanggapan ke “Meningkatkan Gemar Membaca Guru dan Siswa”


  1. 1 agengindra Oktober 1, 2010 pada 2:03 pm

    Thanks infonya. saya juga suka baca buku.

  2. 2 ramlannarie Oktober 22, 2010 pada 6:46 am

    good posting,,, kunjungan balik ditunggu

  3. 3 Muhammad Idris Al-Bandany Januari 7, 2011 pada 9:34 am

    Saya dari Sukamulya Cicadas Bandung mendukung program gemar membaca, karena akan membuka pola pikir, tingkat intelektual, wawasan, dll. good luck


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Tidak menemukan yang Anda cari. Coba cari... » DISINI Pencarian


Translate This Page!

Kategori

Contents

Rakyat Demokrasi on Twitter

Twitter Terbaru

4upoi_tw

Locations of visitors to this page

free counters
FLAGcounter | Mei 31, 2009

News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory SEOmoz Linkscape Score: 2.6 LinkTiger blog rakyat demokrasi, media online rakyat demokrasi, berita indonesia, bandung news wordpress com stats PageRank Linktiger Rakyat Demokrasi Personal HTML hit counter - Quick-counter.net

Statistik Blog

  • 335,493

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 94 pengikut lainnya.