Rani, Cewek Simpanan Nasrudin Menghilang

rani juliani RANI JULIANI : Rani Juliani, pernah disebut polisi sebagai Tika, menghilang. Rumah bercat putih yang ditinggali Rani bersama orangtuanya di RT 01/04 Kampung Kosong, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tertutup rapat.

Menurut tetangga sekitar, Bonggo, sejak kematian Nasrudin Zulkarnain, 41, Diretur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) yang ditembak pada medio Maret lalu di Modern Land, Rani tak pernah terlihat di rumahnya.

“Sejak itu menghilang, keluarganya juga tidak lagi tinggal di sini,” kata Bonggo.

Sejumlah warga mengatakan kalau Rani adalah wanita supel. Wajahnya yang oriental dan berkulit bersih membuat lelaki gampang terpikat, termasuk Nasrudin yang di lingkungan warga dikenal dengan sebutan Pak
Zul.

Menurut Siti Aisah, warga sekitar, Zul dulu kerap datang ke rumah Rani. “Ya dengan mobil BMW silver itu,” katanya. Bisik-bisik warga mengatakan Zul menikahi Rani secara siri pada tahun 2007 silam.

Siapa Rani sebenarnya tidak ada warga yang tahu pasti. Dia dan keluarganya memang bukan penduduk asli di Panunggangan. “Kabarnya dari Serang,” kata seorang warga kepada Tempo, Jumat (1/5).

Sepenggal cerita tentang Rani didapat dari Iwan Suriawijaya, Direktur di PT Modern Land TBK, pengembang perumahan Modern Land dan pengelola Padang Golf Modern. Kepada Tempo, Iwan mengakui kalau Rani berprofesi sebagai caddy (pemungut bola golf).

“Tapi sekarang sudah keluar, dia bukan pegawai di Padang Golf,” kata Iwan. Karena telah keluar itulah, maka pihaknya tidak lagi menyimpan foto Rani.

“Saya tidak hafal wajahnya, caddy di sini berjumlah ratusan orang, tidak hafal satu-persatu,” ujar Iwan.

Nasruddin sendiri, menurut Iwan, menjadi member di Padang Golf Modern sejak tiga tahun silam. Iwan juga mengatakan Antasari Azhar, Ketua KPK yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Nasruddin, juga menjadi member di sana.

“Tapi soal keduanya apakah pernah bermain golf bersama saya tidak tahu,” kata Iwan.

Iwan juga tak mengetahui kedekatan Rani dengan Nasrudin maupun dengan Antasari. Hanya Tempo memperoleh cerita dari istri kedua Nasrudin, Arinda Irawati, kalau suaminya bermain golf pada hari Sabtu dan Minggu.

“Tapi bisa every day, bicara bisnis juga sambil main gof,” katanya dua hari setelah kematian suaminya.

Arinda, bekas pramugari Garuda itu, mengatakan tidak tahu siapa saja kolega suaminya. “Kami berkomitmen sejak awal pernikahan tidak membicarakan persoalan pekerjaan di rumah,” ujarnya.

Sumber Tempo, seorang perwira polisi di Polres Metro Tangerang, menyebutkan bahwa Nasrudin memang suka dengan para wanita cantik di Padang Golf Modern. Kepada penyidik sejumlah caddy mengakui Nasrudin pernah menggoda mereka. Bahkan Nasrudin juga meminta nomor telepon salah seorang caddy, teman Rani, dan memintanya menemani bermain golf.

Rani juga disebut-sebut dikuliahkan Nasrudin di STIMIK Raharja Cikokol, tak jauh dari Modern Land. Tapi Direktur STIMIK Rahardja, Abbas Sunarya, saat dihubungi Tempo secara terpisah, belum mengetahui apakah Rani itu mahasiswanya atau tidak.

“Saya sedang cek ke direktur akademik, nama Rani jumlahnya kan banyak,” kata Abbas.

Sosok Rani memang misterius kini. Ia merupakan saksi penting dalam perkara pembunuhan Nasrudin. Jika benar motif penembakan Nasrudin adalah wanita dan bisnis, maka bukan tidak mungkin dialah yang diperebutkan. | ayu cipta | rd |

sumber : tempo
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: