KGP : "Konspirasi Sontoloyo Hancurkan Antasari"

ki gendeng pamungkas Ki Gendeng Pamungkas. Paranormal kesohor menyebut kasus yang membelit Antasari merupakan sebuah konspirasi besar.

"Kasus ini merupakan konspirasi yang sontoloyo untuk menghancurkan Antasari dan juga intitusi KPK," ujar Ki Gendeng Pamungkas yang ditemui di Bandung, Selasa (12/5/2009).

Ketika disinggung prediksi kasus Antasari, Ki Gendeng, memprediksikan Antasari akan bebas walaupun memerlukan proses yang panjang.

"Prosesnya panjang, paling tidak satu tahun," tegasnya.

Disinggung lebih dalam terkait konspirasi tersebut, Ki Gendeng mengaku saat ini KPK tengah menghadapi kasus korupsi yang sangat besar tapi keburu dijegal kasus Antasari.

"Kasusnya korupsi yang sangat besar dan itu masih proses belum dipublikasikan, nah dengan cara konspirasi tersebutlah kasus itu menjadi tidak fokus," terangnya.

Menurutnya bila memang Antasari dibalik pembunuhan Nasrudin, itu merupakan suatu tindakan yang terlalu bodoh bagi seorang intelektual seperti Antasari.

"Saya paranormal yang mudah santet orang, tetapi tidak akan santet sembarangan orang dan gegabah," jelasnya.

Disinggung apakah ada orang lain lagi yang terseret dalam kasus tersebut. Ki Gendeng meyakinkan tidak akan ada orang lagi. "Mentok di dia saja," tegasnya.

Ketika ditanya terkait menghilangnya Rani yang disebut-sebut sebagai orang ketiga dan awal petaka pembunuhan Nasrudin. "Bukan menghilang, tetapi sengaja menghilang untuk diajarkan agar pintar bicara dan disiapkan untuk ngomong didepan umum nantinya," ungkap Ki Gendeng. (Yugi Prasetyo/Koran SI/fit/rd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: