Mega : "Inilah Susahnya Kalau ‘Bunga-nya’ Hanya Satu"

Megawati Soekarnoputri

Tidak biasanya Megawati Soekarnoputri, kandidat presiden sekaligus Ketua Umum PDIP di ajang pilpress 2009, melontarkan kata-kata yang membuat peserta rapat kerja nasional Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) merasa terhibur.

Saat mengawali pidato politiknya pada rapat kerja nasional Gerindra di Jakarta, Sabtu, Megawati langsung menyatakan, “kita jangan terlalu serius dulu karena beberapa hari ini kita sudah dipenuhi ketegangan-ketegangan,”.

Dengan gaya santai dan penuh senyum, Megawati mengungkapkan betapa sulitnya untuk mencari teman koalisi menghadapi Pemilu Presiden Juli mendatang, termasuk saat akan melamar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang dicalonkan pula sebagai calon presiden oleh partainya.

“Inilah susahnya, kalau `bunga`-nya hanya satu, banyak kumbang, enggan untuk mendekati,” katanya disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta Rakernas.

Padahal, saat PDIP mengadakan rapat kerja nasional, Prabowo Subianto diundang dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato politik. “Tetapi kok tidak mau bergabung dengan PDIP. Kok susah sekali,” ujar Megawati yang disambut tepuk tangan dan gelak tawa hadirin.

“Namun, alhamdulillah mendekati batas waktu pendaftaran…eeh mau juga. Mungkin Mas Prabowo berpikir, sayang juga kalau tidak diambil…bunga satu-satunya,” lanjut Megawati yang datang bersama Sekjen PDIP Pramono Anung. Segera pernyataan itu kembali mengundang gelak tawa dan tepuk tangan peserta dan undangan rapat kerja nasional tersebut.

Secara berkelakar Megawati juga mengomentari perolehan suara hasil revisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengakibatkan turunnya perolehan kursi Gerindra di parlemen dari 30 menjadi 26 kursi.

“Saya sempat bingung juga, kami sudah resmi jadi pasangan calon presiden/wakil presiden tapi tidak punya suara cukup. Dan itu menyebabkan mas Prabowo sakit hingga tidak bisa bicara selama empat hari, kan susah punya pasangan tidak bisa bicara,” seloroh Megawati sambil tertawa, dan kembali membuat hadirin tertawa.

Sementara itu, calon wakil presiden Prabowo Subianto mengakui setelah melalui perjalanan yang berliku dan rumit akhirnya dirinya dan keluarga besar Gerindra menerima koalisi permanen dengan PDIP.

“Kami melihat PDIP memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Gerindra, maka akhirnya saya dan keluarga besar Gerindra menerima dan ini sebuah kehormatan bagi Gerindra diberi kesempatan untuk bersama-sama berjuang menegakkan cita-cita para pendiri bangsa ini,” katanya.(ant | rakyat demokrasi*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: