Ada Upaya Aborsi Cita-cita Ummat

sumber/kutipan : suara-islam.com

korban bom Hotel Ritz Carlton

Cukup menggemparkan pengakuan “Noordin M Top” dalam apa yang dimuat di http://www.bushro2.blogspot.com yang lengkapnya sebagai berikut:

KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QOIDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL RIZT CALRTON JAKARTA

Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qoidah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jumat pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.

Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton. Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini.”Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).

Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :

  1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia.
  2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini.
  3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia.
  4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala (Loyalitas) dan Baro (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Walanya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini.
  5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia Yang terakhir…bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : “SARIYAH JABIR”.

Amir Tandzim Al Qoidah Indonesia, Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad TopHafidzohullah

Pertama kali ketika saya baca keterangan “Noordin” di atas kesan saya adalah ragu akan keasliannya. Sebab, pertama, Noordin itu orang Malaysia, tapi bahasa pernyataan di atas jelas bahasa Indonesia yang terang dan tidak ada bekas-bekas bahwa dia orang Malaysia.

Kedua, di akhir pernyataan ditulis pembuat pernyataan: Amir Tandzim Al Qoidah Indonesia Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah. Kalimat Hafidzohullah adalah doa yang maknanya:“Semoga Allah melindungi dia”. Artinya, tidak lazim orang membuat pernyataan nama dirinya ditambahi kalimat doa untuk orang lain. Sehingga patut diduga kuat bahwa yang buat itu adalah orang lain.

Ketiga, yang juga boleh dibilang aneh adalah kenapa pernyataan pengakuan itu baru dikeluarkan Rabu 29 Juli 2009, dua belas hari setelah pengeboman, yakni setelah konstruksi opini bahwa Nursahid alias Nurhasbi alumni PP Ngruki yang diduga sang pengebom terbantahkan oleh test DNA.

Keempat, lebih dari seribu komentar terhadap pernyataan pengakuan tersebut pada blog tersebut yang isinya mencaci-maki Islam dan para tokoh Islam serta organisasi Islam dibiarkan lolos tanpa seleksi. Kalau benar-benar ingin menjaga Islam tentunya tidak akan dikeluarkan komentar-komentar yang sangat kasar tersebut!

Namun perlu kita cermati, tampaknya ada skenario aborsi terhadap cita-cita umat Islam untuk hidup di negara ini dengan penerapan syariah secara kaffah oleh negara sebagai kewajiban agama yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah saw dan para khalifah sesudahnya. Rasulullah saw berpesan kepada seluruh umat Islam:“Kalian wajib mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat hidayah, peganglah sunnah-sunnah itu dengan gigi geraham kalian“.

Pelaksanaan sunnah Rasulullah saw dan Khulafaur Rasyidin jelas telah dilakukan oleh generasi awal umat Islam (salafus shaalihin), yakni para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan generasi para imam mujtahidin serta murid-murid mereka yang menegakkan syariat Islam dalam kehidupan di bawah kepemimpinan para khalifah dari zaman ke zaman hingga runtuhnya sistem pemerintahan yang diajarkan oleh Rasulullah saw tersebut di Istambul oleh konspirasi imperialis Inggris dan Jendral Musthafa Kamal yang mengubah sistem Khilafah menjadi negara Republik Turki sekuler.

Akibat konspirasi kaum imperialis di berbagai penjuru dunia yang klimaksnya adalah peruntuhan khilafah di pusatnya Istambul serta perubahan sistem ketatanegaraan Islam kepada sistem sekuler secara revolusioner oleh Musthafa Kamal Ataturk yang berasal dari keluarga Yahudi Dunama itu, negeri-negeri Islam dikerat-kerat hingga menjadi lebih dari 50 negara yang kecil-kecil.

Oleh karena itu, suatu hal yang wajar manakala pada rapat BPUPKI para ulama dan tokoh perwakilan umat mengusulkan agar negara ini menjalankan syariat Islam sebagai sistem hukum untuk seluruh warga negara. Namun karena adanya suatu konspirasi dari apa yang dikatakan oleh Bung Hatta bahwa ada keberatan dari Indonesia Timur bila negara menjalankan syariat Islam –sekalipun sudah direduksi menjadi terbatas bagi pemeluk-pemeluknya—maka pencantuman bahwa Negara yang baru akan dimerdekakan tersebut akan menjalankan syariat Islam sebagai suatu sistem hukum dihapus. Hanya saja cita-cita itu tidak akan hilang dari benak umat Islam selama mereka iman kepada Allah, Rasul-Nya, dan Kitabullah, serta mengetahui sejarah negeri ini.

Perlu diketahui dunia yang hari ini dikuasai kaum imperialis tentu keberatan bila Negara Indonesia yang mayoritas muslim ini mengundangkan penerapan syariat Islam secara sempurna.  Sebab utamanya adalah kaum imperialis yang hari ini dijuliki sebagai kaum neolib tidak akan rela bila hegemoni mereka dipreteli dengan sistem pengelolaan negara dengan sistem pemerintahan Islam yang dikenal sebagai sistem Khilafah Islamiyyah.

Oleh karenanya, mereka secara sistematis akan mempertahankan sistem politik, sistem ekonomi, dan sistem hukum yang ada sekarang ini yang berkhidmat dan menjaga dominasi kaum neolib itu terhadap sistem kenegaraan di Indonesia dan eksploitasi mereka atas seluruh kekayaan alam yang seharusnya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia yang mayoritas muslim ini. Selain itu, untuk mengaborsi cita-cita umat di atas mereka ciptakan berbagai gerakan bayaran yang menyerang ide-ide syariah, daulah Islamiyah, dan khilafah Islamiyyah.

Seiring dengan hal itu mereka melakukan aktivitas intelijen untuk pembusukan gerakan Islam dari dalam dan berbagai penunggangan serta kontaminasi untuk memunculkan aktivitas-aktivitas gerakan yang mudah diopinikan sebagai gerakan yang jahat sehingga benar-benar dianggap jahat oleh masyarakat. Seperti kerancuan aktivitas bom bunuh diri dengan istisyhad (amal mencari syahid).

Bukan tidak mungkin juga mereka membayar orang-orang yang bukan Islam dan atau tidak punya kepedulian sama sekali terhadap kemuliaan Islam untuk melakukan aktivitas pengeboman sasaran-sasaran sipil yang kemudian mengatasnamakan Islam. Tujuan semua aktivitas itu agar umat Islam menjauhi setiap gerakan Islam yang mengingatkan kembali kewajiban umat Islam untuk hidup sesuai dengan Islam dan berpegang teguh kepada Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah para Khalifah sebagaimana hadits di atas.

Umat Islam harus punya kesadaran politik itu agar tidak tertipu oleh propaganda apapun yang hendak memisahkan Islam dari apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Juga umat sadar bahwa ada yang tidak senang bila umat bisa mencapai cita-citanya. Wallahua’lam bis shawab! (si/rakyat demokrasi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: