Jelang Porda XI/2010, 5 GOR Akan Direnovasi

Gedung Olah Raga Saparua

Gelora Saparua, Bandung

JELANG PORDA XI/2010 – Pengelola sejumlah klub dan pengcab olah raga di Kota Bandung harus segera mencari alternatif tempat latihan, menyusul direnovasinya lima gedung olah raga (GOR) menjelang Porda XI/2010 dan SEA Games 2011. Renovasi yang diperkirakan memakan waktu lebih dari dua bulan itu membuat kelima sarana olah raga tersebut sama sekali tidak dapat dipergunakan.

GOR Bulu Tangkis Lodaya adalah salah satu sarana olah raga yang telah memulai renovasi di bagian luar. GOR akan ditutup untuk umum terhitung 22 Agustus, atau tepat saat bulan Ramadan tiba. Padahal, GOR tersebut tempat latihan dua klub bulu tangkis yaitu SGS Elektrik dan Kotab. Sementara itu, GOR Bandung di Jln. Jakarta merupakan tempat latihan Klub Mutiara Bandung, Kotab, dan Pusdiklat Lippo. Selain itu, dua GOR tersebut juga digunakan tim pelatcab bulu tangkis Kota Bandung untuk Porda.

Ketua Bidang Litbang Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bandung Ueng Kohar di GOR Lodaya Bandung, Kamis (30/7) mengatakan, renovasi GOR Lodaya diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan. Latihan tim pelatcab untuk sementara dipindahkan ke GOR Gunadharma, Jln. Logam Bandung.

Klub-klub besar seperti SGS Elektrik, Mutiara, dan Pusdiklat Lippo juga tidak kesulitan menemukan alternatif tempat latihan, karena sudah memiliki GOR sendiri.

“Hanya Kotab yang sampai saat ini masih mencari tempat latihan. Kami sedang mengusahakan meminjam lapangan bulu tangkis FPOK UPI. Saya harap orang tua murid bisa maklum,” tutur Ueng yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Klub Kotab.

Sementara itu, pengelola GOR Bandung Cece Muharam mengatakan, renovasi tidak akan berpengaruh banyak terhadap aktivitas penggunaan GOR. Pasalnya, proses renovasi bagian dalam GOR akan dilaksanakan saat Ramadan, di mana kegiatan di GOR otomatis menurun, atau bahkan terhenti. Cece juga menjamin renovasi tidak akan mengganggu aktivitas pengcab-pengcab yang berkantor di Kompleks GOR Bandung.

“Dalam jadwal yang direncanakan, renovasi tidak akan lebih dari lima puluh hari kerja. Mudah-mudahan setelah Lebaran, renovasi bagian dalam GOR sudah selesai, dan GOR dapat kembali digunakan untuk pembinaan,” tuturnya di GOR Bandung.

Tiga sarana olah raga lain yang juga direnovasi adalah GOR Saparua, Lapangan Hoki di Jln. Cikutra, dan GOR Pajajaran. Renovasi kelima sarana olah raga itu menelan dana APBD 2009 Kota Bandung sebesar Rp 10 miliar. (pr/rakyat demokrasi)***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: