Ratna Laporkan Daisy Fajarina ke Mabes Polri

Daisy Fajarina

Daisy Fajarina

KASUS MANOHARA – Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet bersama korban Shaliha Lanti (25) serta tim pengacara melaporkan Daisy Fajarina, ibu dari Manohara, terkait tindak kekerasan yang dialami korban serta masalah vonis Daisy di Pengadilan Perancis ke Mabes Polri Jakarta.

“Kita buat BAP tindak kekerasan serta meminta kepolisian melakukan tindakan tegas agar Daisy menjalani hukuman,” tegasnya seusai menemani korban dalam proses BAP di Mabes Polri Jakarta, Jumat (31/7).

Pengadilan Negeri Grassel Perancis dengan Nomor Putusan 1251/08 SM Tanggal 21 April 2008 menjatuhkan hukuman penjara 18 bulan kepada Daisy Fajarina lantaran tidak pernah membayar upah kepada Shaliha selama bekerja sebagai pembantu keluarga Manohara. Namun, Daisy melarikan diri ke Indonesia sebelum pengadilan menjatuhkan putusan.

Selain itu, pengadilan juga menjatuhkan vonis 4 bulan penjara kepada Reiner Pinot suami Daisy karena kasus pelecehan seksual kepada korban. Ratna mengatakan, pihaknya sudah mempunyai bukti surat-surat dari Kementerian Luar Negeri Perancis bahwa Daisy sudah dijatuhi hukuman. Untuk itu, ia akan bertemu dengan Kedutaan Perancis di Indonesia untuk membicarakan langkah selanjutnya terkait putusan tersebut.

Fredrik J, salah satu pengacara korban, mengatakan, berdasarkan Pasal 22 UU Nomor 1 Tahun 2006, pemerintah asing dapat meminta Pemerintah Indonesia untuk membantu melakukan eksekusi penjara terhadap Daisy di Indonesia. “Untuk itu, kita akan mendesak pemerintah Perancis untuk meminta pemerintah kita mengeksekusi Daisy karena kita tidak mempunyai perjanjian ekstradisi dengan Perancis,” ujar dia.

Selanjutnya, tim pengacara juga akan melaporkan Daisy ke Polda Metro Jaya pada hari Senin (3/8) atas kasus pemaksaan kepada korban untuk membuat paspor sebelum berangkat ke Perancis. “Jadi hari Senin kita akan ke Kedubes dan Polda untuk melaporkan ibu Daisy,” ungkapnya.

‘Kredibilitas saya not for sale’

Pada kesempatan ini, Ratna Sarumpaet membantah atas pemberitaan bahwa bantuan hukum yang diberikannya kepada korban lantaran adanya pesanan dari pihak Kerajaan Klantan Malaysia. Menurut dia, kredibilitasnya selama ini sebagai pembela hak-hak perempuan terlalu mahal untuk dipesan oleh orang lain. “Kredibilitas saya not for sale,” tegasnya.

Cerita yang beredar di lapangan, Shaliha adalah perempuan yang dibawa Daisy untuk tinggal di Cannes, Perancis, bersama suaminya, Reiner Pinot, dengan iming-iming akan disekolahkan. Namun, hal itu tidak dilakukan Daisy.

Sedangkan penyiksaan yang diterima korban, kabarnya, bermula saat Daisy melihat suaminya ingin memerkosa korban pada 23 Maret 2007. Akibat peristiwa tersebut, korban malah disiksa Daisy. (kompasdotcom/rakyat demokrasi)

9 komentar

  1. Simply Me · · Balas

    Mudah-mudahan keadilan dapat ditegakkan untuk Salihah dan yang bersalah akan dihukum. Amin…

  2. ya maju terus ibu Ratna….tuhan memberkati

  3. Smoga d tunjukan yg benar dan salah !
    yg salah harus bertanggung jawab !

  4. Hukum harus ditegakkan tanpa memandang bulu, demi kemajuan bangsa kita.

  5. akhirnya tuhan telah tunjukkan satu persatu bukti kejahatan Daisy Fajarina….Semoga dia mendapat hukuman yang setimpal

  6. hiqa ain" · · Balas

    sebelum mengetahui akan cerita sebenar… jangan menuduh melulu… tengok sekarang…. dessy… banyak keburukan telah terungkai….

    semoga yang benar akan mendapat keadilan…. yang busuk hati akan menerima akibat perbuatan nya…..

  7. Simply Me · · Balas

    @ hiqa ain…

    Yeah aku setuju sama kamu. Gara2 dua manusia, rakyat dua negara bermusuhan dan menuduh sesama sendiri..not worth it, hanya dapat dosa aje.

    Selamat berpuasa semua

  8. hiqa ain" · · Balas

    hi simply me….

    salam ramadhan untuk kamu juga….

    ya… sebab sekarang ceritanya mcm-mcm versi… dan sudah tidak menarik lagi…….

  9. Ratna ini dulu sudah kecewa dgn Daisy karena kurang menanggapi apa2 yg diminta Ratna, sampai sumpah serapah keluar dari Ratna untuk Daisy, mungkin karena nggak jadi terkenal dgn batal mengurus kasus Mano, juga dendam karena tidak ditanggapi, trus melihat kasus shaliha, langsung aja diambil dengan tuduhan macam2 yg bukti2nya belum teruji.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: