Batik Resmi Warisan Budaya Asli Indonesia

batik indonesia

RAKYAT DEMOKRASI – Di bulan September ini, Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membawahi masalah kebudayaan, UNESCO, telah menyetujui batik sebagai warisan budaya tak benda yang dihasilkan oleh Indonesia.

Sungguh berita yang menyejukkan dan menggembirakan bangsa Indonesia, di tengah isyu adanya klaim negara tetangga atas beberapa kekayaan yang dimiliki Indonesia. Pengakuan dari Unesco ini sekaligus merupakan pengakuan dunia atas keragaman batik Indonesia yang memang sudah secara de-facto diakui oleh masyarakat dunia.

…Batik sendiri adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan.

Dunia mengakui batik merupakan warisan bangsa Indonesia. Pengakuan dan penghargaan akan disampaikan secara resmi oleh United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO). Pengakuannya pada 28 September dan penghargaannya secara resmi akan disampaikan pada 2 Oktober di Abu Dhabi, kata Menko Kesra Aburizal Bakrie di Istana Bogor, Senin (7/9/2009).

“Kami telah menerima pemberitahuan dari UNESCO bahwa batik diakui sebagai satu warisan dunia yang dihasilkan dari Bangsa Indonesia,” ujarnya. Untuk merayakan keberhasilan itu, lanjut dia, Presiden Yudhoyono mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenakan pakaian batik demi penghargaan terhadap kebudayaan Indonesia tersebut.

“Presiden menyampaikan untuk memelihara itu. Menbudpar sendiri telah memberikan jaminan bahwa batik akan terus dibudayakan di Indonesia,” ujarnya. Warisan budaya tak benda kemanusiaan merupakan satu dari tiga daftar yang dibuat di bawah Konvensi UNESCO 2003 mengenai Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda untuk Kemanusiaan.

Sejak 2008, pemerintah telah melakukan penelitian lapangan dan melibatkan komunitas serta ahli batik di 19 provinsi di Indonesia untuk menominasikan batik sebagai warisan budaya tak benda kemanusiaan dari UNESCO.

Menurut Menko Kesra, UNESCO menilai batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang mendalam mencakup siklus kehidupan manusia. “Bukan hanya batik dianggap budaya asalnya dari Indonesia, tetapi diakui sebagai satu representasi dari budaya tak benda dari kemanusiaan,” ujarnya. Sebagai kain tradisional, lanjut dia, batik kaya akan nilai budaya sebagai kerajinan tradisional yang diwarisi secara turun temurun.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan sejak 2003 kebudayaan Indonesia telah diakui oleh UNESCO dengan diraihnya sertifikat wayang sebagai warisan budaya tak benda dan keris sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Orang lain bisa saja klaim batik, tapi dunia tahu kalau batik adalah milik Indonesia, tambah Menbudpar Jero Wacik.

Selanjutnya, menurut Jero, pemerintah sedang menominasikan angklung sebagai warisan budaya dari Indonesia . “Kita terus memperjuangkan satu per satu karya budaya,” ujarnya.  (ant/dbs/Rakyat Demokrasi)

One comment

  1. […] untuk merayakan pengukuhan UNESCO atas batik Indonesia serta untuk mengukuhkan Solo sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009 oleh […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: