Dada Aktifkan Kembali Jumat Bersih

dada bebersih

Bandung | RAKYAT DEMOKRASI – Kegiatan massal Jumat bersih (Jumsih) yang selama ini mengendur, akan digalakan kembali serentak diseluruh wilayah Kota Bandung. "Jumsih kita formalkan hingga 2013, dimulai hari ini. Sebulan sekali kita evaluasi. Tiap camat secara bergiliran wajib melaporkan kegiatan Jumsih diwilayahnya masing-masing". Demikian disampaikan Dada Rosada, Walikota Bandung di forum rapat yang dihadiri para pemerhati lingkungan, tokoh masyarakat dan institusi terkait (11/12).

Selain itu pula Dada menambahkan, dirinya akan mengumumkan mana saja kecamatan terbersih dan terkotor. "Kita terapkan reward and punishment. Bagi yang berprestasi kita beri pernghargaan atau insentif, bentuknya bisa berupa piagam, barang atau uang. Sedangkan yang terkotor, kita beri tindakan peringatan," tandas Dada yang pernah melihat ada warga kota Bandung, tidak bergeming membersihkan selokan depan rumahnya saat banjir terjadi karena air tidak masuk rumahnya.

Sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2005 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan kota, Dada mengingatkan para petugas parkir untuk melaksanakan tugasnya secara normative. Meski bukan petugas Dinas perhubungan, petugas parkir dikatakannya ada kewajiban menjaga ketertiban. "Mereka boleh pilih, kerja normative menghasilkan atau kerja langgar aturan tapi kemudian kehilangan penghasilan karena dihentikan usahanya,".

"Fungsi trotoar untuk pejalan kaki, bukan untuk parkir kendaraan. Jangan salahkan pemerintah jika kendaraan terpaksa diderek petugas Dishub," tandasnya yang ditimpali Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Timbul Butarbutar yang menyatakan siap menderek setiap kendaraan yang diparkir di trotoar.

Trotoar kawasan Alun-alun mulai ujung pertigaan Dewi Sartika-Dalem Kaum hingga Jalan Alun-alun Timur, belum lama ini Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) juga telah mengganti paving blok dengan lantai keramik dan membangun bloombak untuk tanaman bunga. Bahkan Dada minta ditambah dibuatkan pagar besi disisi dalam trotoar untuk menjaga tanaman rusak. (bago/Rakyat Demokrasi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: