Launching Maskot Porcada III Kota Bandung

launching_Maskot_Porcada_

Di tingkat regional Jawa Barat, Bandung berprestasi di bidang olahraga nampaknya sudah dicapai. Faktanya pada penyelenggaraan 10 pekan olah raga daerah (Porda) Jawa Barat,  Kota Bandung selalu tampil sebagai pengumpul medali terbanyak dan juara umum. Halnya di pekan olah raga penyandang cacat daerah (Porcada) Jabar meski baru diselenggarakan 2 kali, kontingen Kota Bandung mampu tampil menjadi juara umum. Karenanya untuk mempertahankan tradisi juara umum, upaya sosialisasi, ajakan dan pembinaan harus terus ditingkatkan.

"Tidak berlebihan jika KONI Kota Bandung di Porda XI dan BPOC Kota Bandung di Porcada III 2010 tahun ini, mampu mengumpulkan medali emas terbanyak dan meraih juara umum. Kita tunggu dan kita sambut nanti di balaikota dengan kadeudeuh," ungkap Wali Kota Bandung, H Dada Rosada saat launching maskot Porcada III kontingen Kota Bandung, di Pendopo Jalan Dalem Kaum Bandung, Senin (15/02).

Bagaimanapun juga kata Dada, hasil terbaik harus diraih guna menginspirasi lahirnya prestasi-prestasi lain. Alasannya, Bandung berprestasi di bidang olah raga merupakan satu dari tujuh agenda prioritas pembangunan Kota Bandung hingga 2013.

Porcada dikatakannya merupakan kompetisi bagi atlet penyandang cacat, tidak saja berorientasi pada pengembangan olah raga berprestasi tapi juga terkait upaya penumbuhan rasa percaya diri. Tidak sedikit menurutnya, diantara penyandang cacat yang berperetasi baik dibidang seni budaya, akademik bahkan industri kreatif sehingga Porcada harus dianggap sebagai aktualisasi diri meraih masa depan yang lebih baik lagi.

Dada percaya, melalui kegiatan olah raga, para penyandang cacat dapat meningklkatkan kualitas fisik dan membangun kemandirian. Alasannya, mereka merupakan aset yang bisa diandalkan karena posisinya bukan sebagai obyek tetapi subyek pembangunan. Pembinaan yang dilakukan pemkot dan BPOC merupakan bagian penting khususnya dalam mencetak SDM sehat, berkualitas dan berdaya saing.

Dada berharap, para atlet menyikapi harapan nya dengan kerja keras dan kesungguhan. Event Porcada dapat menghasilkan atlet-atlet yang dapat berkiprah di tingkat nasional bahkan pada multievent penyandang cacat antar negara Asia tenggara atau Asean Paragames 2011.

Ketua kontingen Porcada, Suhendar yang cacat netra menyatakan, dari 214 atlet yang disiapkan sebelumnya, seleksi akhir  pada Januari lalu telah menghasilkan 92 atlet dibantu 29 pelatih. Sehingga kontingen Kota Bandung berjumlah 121 orang. Dari 10 cabang olah rga dipertandingkan yang akan diikuti seluruhnya, skuadnya mentargetkan . 50 emas, 30 perak dan 30 perunggu sekaligus mempertahankan tradisi juara umum.

Sepuluh cabor itu meliputi tenis lapangan, tennis meja, bulutangkis, renang, angkat besi, sepatu roda, atletik, catur dan bocce atau goal ball.

Ketua KONI Kota Bandung, H Edi Siswadi yang diwakili sekretaris KONI, Aan Johana menyatakan, Kota Bandung sebagai tuan rumah menetapkan 3 target yang disebutnya trisukses. Pertama sukses penyelenggaraan. Kedua sukses prestasi dengan dicapainya target juara umum. Ketiga, sukses pemberdayaan ekonomi rakyat dalam bentuk  eksploitasi tampilan produk anggulan (disinkom/RD)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: