Pandangan Akhir Fraksi Pansus Century

pansus-century

Sebanyak 9 fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat telah membacakan pandangan akhir mengenai kasus Bank Century. Muncul tiga kubu: pendukung Opsi A, pendukung Opsi C dan kubu yang tidak memilih keduanya (abstain).

Kubu pertama pendukung Opsi A, mendukung kebijakan bail out Bank Century meski implementasinya diduga melanggar peraturan perundang-undangan. Kubu ini didukung Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa.

PANDANGAN-akhir-pansus-cent

Kubu kedua pendukung Opsi C atau disebut juga Opsi B dalam rapat paripurna kemarin. Opsi ini menilai kebijakan bail out itu sendiri bermasalah dan implementasinya juga bermasalah. Opsi ini didukung secara terbuka oleh Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, dan Partai Hati Nurani Rakyat.

Sementara itu, dua partai yakni Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional belum menentukan sikap. PPP masih mengharapkan ada titik temu antara kedua opsi. Masing-masing Opsi itu, kata PPP, memiliki kebenaran masing-masing.

"Kami masih berharap adanya penyatuan pendapat, sehingga integritas dewan dapat terjaga. Kami menyerukan kepada seluruh warga bangsa, untuk mengakhiri polemik," kata juru bicara PPP, Hasrul Azwar.

Jika dihitung berdasarkan kursi, saat ini posisi lima fraksi pendukung Opsi C adalah yang terkuat. Kubu ini memiliki 53,55 persen kursi di parlemen atau setara 300 kursi.

Sementara, kubu pendukung Opsi A hanya memiliki 31,42 persen atau setara 176 kursi. Kalau pun PAN dan PPP berpindah mendukung Opsi A, ini pun tak cukup membuat kubu ini menjadi mayoritas. (vvn/rd)

Mayoritas Anggota DPR Pilih Opsi C

hasil-VOTING-pansus-centuty

Proses voting tahap kedua Rapat Paripurna DPR RI yang membahas penetapan kesimpulan laporan Panitia Angket DPR RI tentang Pengusutan Kaus Bank Century di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, mayoritas anggota DPR RI memilih Opsi C. Opsi C menyatakan bahwa ada dugaan penyimpangan dalam proses bail out dan diperlukan proses hukum.

Sebanyak 325 anggota memilih Opsi C dari 537 anggota yang hadir. Sedangkan Opsi A yang menyatakan proses bail out tidak bermasalah dipilih 212 anggota DPR. Dengan hasil voting tersebut, berarti sebagian besar anggota DPR RI menyatakan kebijakan bail out (pengelontoran dana talangan dari uang negara senilai Rp. 6.7 triliun) kepada Bank Century, termasuk proses merger, dan akuisisi atas bank tersebut terjadi sejumlah pelanggaran berindikasi tindak pidana korupsi, penyimpangan kebijakan perbankan dan keuangan negara, pidana pencurian uang maupun tindak pidana umum lainnya.

One comment

  1. semoga segera kelar masalah CENTURY ini…nice blog…ditunggu kunjungan balik di http://www.rangselbudi.wordpress.com. Matur nuwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: