Bandung Berdzikir 2010

Bandung_Berdzikir_2010

BANDUNG | RAKYAT DEMOKRASI – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung yang ke-200, Pemkot Bandung gelar "Bandung Berdzikir 2010", Sabtu (19/6) yang dihadiri ribuan umat muslim di lapangan Gasibu. Warga yang hadir mengikuti dengan khusyu "Bandung Berdzikir 2010", yang dipimpin oleh Ustadz Arifin Ilham. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Dandim 0618/BS Letkol. Inf. Asep Syarifudin, dan pejabat SKPD Pemkot Bandung.

Kegiatan Berdzikir atau mengingat Asma Allah, menurut Wali Kota Bandung adalah bagain dari penghambaan kepada Khaliq, karena manusia tidak mempunyai daya upaya dan kekuatan, apalagi kekuasaan, selain karena kehendak Allah.

"Berdzikir harus dilakukan setiap saat, bukan saja untuk memenuhi kewajiban kepada dzat yang menciptakan alam smesta, tetapi suatu kebutuhan setiap individu, terlebih dalam Al Quran disebutkan bahwa berdzikir dapat menenangkan qalbu", Ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan berdzikir bisa disebut sebagai pengembaraan spritual untuk meraih derajat kehidupan yang lebih paripurna, baik sebagai insan yang taqwa di mata Allah SWT. maupun sebagai insan yang teladan menurut pandangan manusia.

"Untuk dapat menjalani aktivitas tersebut, seseorang dituntut memiliki bekal intelektual yang diperoleh melalui pendidikan, sehat jasmani dan rohani, makmur secara ekonomi agar tidak terlalu memikirkan kebutuhan hidup dan merasa nyaman karena lingkungan di sekitarnya tertata dengan baik", ungkapnya.

Sehingga konsekuensinya, menurutnya pengembaraan tersebut harus disertai perjuangan memenuhi pendidikan untuk mengetahui mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan, memelihara kualitas kesehatan, meningkatkan kemampuan ekonomi, dan merawat lingkungan hidup.

"Bahkan akan lebih indah jika upaya ini disertai dengan pemeliharaan seni budaya yang dapat merangsang lahirnya kreativitas, membiasakan diri berolahraga, menjadikan nilai-nilai ajaran agama sebagai ruh atau jiwa dari setiap aktivitas kita", katanya.

Dada pun berharap perjalanan spiritual tersebut menjadi bagian dari kebutuhan dan kebiasaan warga kota, karena hal tersebut dapat memperkokoh Bandung sebagai Kota Agamis. "Saya pun berharap kegiatan Bandung berdzikir menjadi sarana untuk memperkokoh tali silaturahmi di antara kita dalam rangka memupuk semangat Ukhuwwah Islamiyah guna menyongsong hari esok yang lebih baik", pungkas Dada. (bago/RD)

One comment

  1. jadi adem ngelihat postingannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: