Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas Apeksi dan ICE Produk Unggulan Daerah

Indonesia City Expo 2010

BANDUNG (RD) – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) merupakan wadah yang dibentuk Pemerintah Kota (Pemkot) yang dideklarasikan setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998. Apeksi bertujuan membantu anggota mempercepat Otonomi Daerah (otda) dan menciptakan iklim kondusif bagi kerja sama antar Pemerintah Daerah. Memperjuangkan kepentingan anggota dalam Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) yang diabadikan bagi akselarasi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui demokrasi, peran serta masyarakat, keadilan dan pemerataan yang memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah.

Di kegiatan rutin tahunannya, Pemkot Bandung diagendakan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi Juli 2010 mendatang. Akan hadir sedikitnya 96 Wali Kota anggota Apeksi. Bersamaan itu pula, akan digelar pameran produk unggulan daerah Indonesia City Expo (ICE), bisnis forum, bisnis trip, pagelaran seni budaya nusantara, ladies program, pawai Wali Kota Nusantara dan workshop tentang kiat menghadapi ASEAN-China Free Trade Agreement (ASEAN-China FTA).

”Kota Bandung selaku tuan rumah berharap, tidak saja sukses penyelenggaraan tapi juga sukses mendapatkan dampaknya secara sosial ekonomi. Menyuburkan iklim berusaha dan merangsang krativitas serta inovasi pelaku usaha”, ungkap Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), H. Edi Siswadi dalam Launching Indonesia City Expo, di Ruang Ambasador Hotel Homan Bandung, Senin (24/05).

Dada berharap, ICE benar-benar menjadi sarana promosi dan publikasi produk unggulan daerah, sekaligus mampu meningkatkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri. ASEAN-China FTA yang menggeser pola ekonomi dari industri ke perdagangan, menuurtnya harus dijadikan motivasi pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing produk termasuk promosi dan publikasi dalam membuka peluang ekspansi ke pasar yang lebih luas.

ICE sebagai gelaran pameran produk unggulan daerah pemerintah-pemerintah kota di Indonesia, menampilkan berbagai atribut-atribut Pemkot di berbagai sektor, meliputi perdagangan, pariwisata, industri manufaktur, properti, investasi, pendidikan, sosial budaya secara komprehensif dan berwawasan masa depan.

Direktur Eksekutif Apeksi, Sarimun Hadisaputra menuturkan, Apeksi tidak saja bergerak pada yang bersifat advokasi antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Pusat Apeksi juga berusaha bagaimana meningkatkan daya tarik Kota yang umumnya bersumber daya di sektor jasa. Berbeda dengan Kabupaten yang kaya dengan sumber daya alam.

Apeksi memiliki agenda rutin, sekali dalam 4 tahun menyelenggarakan Munas, sedangkan agenda rutin tahunannya Rakernas dan Rapat Kerja Teknis. Dalam setiap kegiatan Munas dan Rakernas, Apeksi selalu mengadakan kegiatan ICE. Kota Bandung merupakan kegiatan ICE yang kedelapan. ICE pertama di Kota Batam, kemudian Surabaya, Makasar, Palembang, Pontianak dan Solo.

Jadi tuan tuan rumah penyelenggaraan Rakernas Apeksi termasuk ICE, imbuh Sarimun, tidak asal tunjuk tapi didasarkan pada keputusan Rakernas, ditentukan berdasarkan sejumlah kriteria. ”Ada pembelajaran bagi kita Pemerintah Kota tuan rumah, khususnya dalam percepatan perkembangan Kota. Lebih dari itu kita harapkan, ada terjalin peningkatan investasi dari kota-kota anggota Apeksi”.

Kegiatan Rakernas sendiri akan dilaksanakan di Hotel Homan (25-27 Juli), ICE di Gasibu dengan target 77 peserta (26-30 Juli), City tour dengan peserta pameran (27 Juli), Bisnis Trip atau berbagi informasi kepada kota-kota lain di dunia Internasional di rencanakan ke Shanghai World Ecpo (28-31 Juli), Ladies Program melibatkan isteri para Wali Kota (26-27 Juli).

Bisnis Forum sebagai fasilitas para peserta ICE khususnya para pebisnis menyampaikan produk terbaik dan kesempatan berinvestasi (26-30 Juli), Pertunjukan Seni Budaya Nusantara di panggung utama ICE di Lapang Gasibu (26-30 Juli). Workshop kiat menghadapi ASEAN-China FTA di Hotel Golden Flower Bandung (27 Juli) dan pemilihan stand pameran terbaik (30 Juli) (disinkom/Rakyat Demokrasi)

2 komentar

  1. Mengharapkan gasibu kembali ke seperti sedia kala, bisa dipakai olahraga..kapan ya ??

    salam kenal

  2. selamat terpilih menjadi tuan rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: